Monday, October 12, 2020

Garlic Cheese Bun - Bonjour Bakery

Hi everyone ! Welcome back to my blog. Gue kembali nulis blog lagi untuk membuat review, kali ini emang lagi di niatin buat rajin bikin content biar ngga sepi-sepi banget blognya hehe. Btw, mungkin sebagian besar dari kalian selama pandemi ini cukup sering melihat makanan atau minuman yang hits saat ini, apalagi yang aktif eksplor sosial media pasti update banget. Mungkin beberapa di antaranya seperti dessert box, dalgona coffee, mentai food, roti srikaya (yang lagi hits roti srikaya Tet Fai), dimsum, dan bakwan pontianak (ada di daerah Kebon Kacang, infonya dari IG @darihalte_kehalte), Choipan, Garlic Cheese Bun, dan lain-lain. 

So far yang mostly gue pesen itu dimsum karena emang doyang sama dimsum, bahkan udah nyobain dimsum mentai beuhh itu enak banget dan dimsum mozarella juga ngga kalah enaknya. Biasa langganan gue untuk dimsum di Dimsum Benhil (IG @dimsumbenhil) dan di Dimsuming (IG @dimsum.ing), mentai food udah pernah coba di By Anind (IG @byanind) dan di Mentai By Me (IG @mentaime.id). Oke dari antara beberapa makanan yang lagi hits selama pandemi ini, yang paling bikin gue penasaran yaitu Garlic Cheese Bun ini. Awal-awal tau soal Garlic Cheese Bun ini dari IG, terus coba kulik itu bisa dibeli dimana yang gue dapet rata-rata PO dulu. Karena gue pengen yang bisa langsung order tanpa PO, gue cari lagi tuh tapi sedikit pricey harganya dan tempatnya lumayan jauh dari rumah (ongkirnya mahal wkwk). 

Akhirnya sekitar beberapa hari yang lalu sempat pergi ke Grand Indonesia karena ada yang mau dibeli, tiba-tiba ngeliat banner ada jual Garlic Cheese Bun disebuah bakery namanya Bonjour (dekat Farmer's Market). Tanpa berpikir panjang dan dipenuhi perasaan excited akhirnya gue kunjungi bakery itu and... Finally, I got it ! Stocknya tinggal satu2nya, wah pas waktu itu mungkin kebetulan lagi hoki. Memang untuk sebuah roti harganya sedikit pricey, cuma kalo sesekali gapapa lah ya namanya juga penasaran. Sepulang ke rumah Garlic Cheese Bun nya di hangatkan dulu di microwave biar enak dan emang ada tulisan "best served warm". Sesudah di hangatkan auto gue coba, jadi tekstur rotinya ngga terlalu lembut dan juga ngga keras, garlicnya masih berasa dan baunya ngga nyengat banget (jatohnya ke wangi garlic yang gurih gitu) + rasa cheesenya gurih ngga bikin eneg sama sekali. Match rasanya antara garlic dan cheesenya. Repurchase ? Yes, kalau ada kesempatan buat berkunjung ke tokonya atau ada nemu di bakery lain pas lagi jalan-jalan ke tempat lain. Oke, sekian review Garlic Cheese Bun dari gue. See you on my next post !


Garlic Cheese Bun
Photo : Taken by Me


Cheesy Melt Pasta Bowl - Fish Streat

Hola guys ! Back on my blog. By the way ngga berasa ya udah bulan Oktober aja dan kurang lebih 2 bulan lagi tahun 2020 berlalu. Mungkin tahun 2020 merupakan tahun yang menyebalkan buat hampir kita semua, namun disamping itu semua gue berharap kita sehat selalu amin. Oke, konten blog gue kali ini akan kembali review mengenai makanan yang baru gue coba. Mungkin sebagian besar orang sudah tak asing dengan tempat makan yang mostly menunya ikan yaitu Fish Streat. Fish Streat ini didirikan pada tahun 2014, sudah cukup lama ya berdirinya semoga Fish Streat tetap awet kedepannya biar makan menu ikan harga yang bersahabat hehe. Ini bukan pertama kalinya gue coba Fish Streat, sebelum Fish Streat membuat cabang di beberapa lokasi gue pertama kali coba yang di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Awal gue tau tentang Fish Streat dari IG @jktfoodbang , kebetulan emang gue demen ikan jadi cuss coba deh.

Sekarang ini cabang Fish Streat sudah banyak di beberapa tempat selain Tebet yaitu outlet Depok (Trans Studio Mall Cibubur), BSD (QBIG Mall BSD), Cakung (AEON Mall JGC). Sedangkan terdapat beberapa outlet yang diberi sebutan 'Dermaga' ada di daerah Pondok Pinang (belakang PIM 2), Bintaro, Depok (Jl. Ir. H. Juanda No.20), Tanjung Duren, Bekasi (Ruko Grand Galaxy City & Pondok Gede), Gading Serpong, Cempaka Putih, dan Cilandak. Gue seneng Fish Streat ada di dekat daerah rumah gue (Cempaka Putih), jadi tak perlu jauh-jauh lagi untuk order Fish Streat pas lagi bm. Kali ini gue akan bahas mengenai salah satu menu barunya yaitu Fish Streat Bowl Series. Nah untuk menu bowl seriesnya ini ada dua jenis yaitu berupa pasta & nasi, untuk menu pasta bowl ada Cheesy Melt, Chilly Combre, HotPepper, Creamy Pasta, dan Marinara. Sedangkan menu nasinya ada varian Eggsy Spice with Calamary, Eggsy Spice with Seafood, Eggsy Spice with Fish, dan Eggsy Spice with Shrimp. 

Varian yang baru pertama kali gue coba adalah menu Cheesy Melt Pasta Bowl. Kebetulan emang gue cukup doyan keju jadi milihnya itu, oke Cheesy Melt Pasta Bowl ini ada topping mozarella nya dan semacan fish bitenya gitu. Tekstur pastanya creamy banget karena saus pastanya yang creamy dan rasanya ngga "nabrak" dengan mozarellanya sehingga ngga bikin eneg, selain itu juga include mayo untuk fish bitenya. Untuk porsi standar kalo menurut gue karena cukup mengenyangkan dan bisa mungkin buat ide makan siang hehe. Repeat purchase ? Maybe karena masih penasaran sama varian lainnya terutama yang menu nasi. Oke mungkin sekian review Cheesy Melt Pasta Bowl Fish Streat dari gue. See you on my next post ! Stay safe and stay healthy semuanya ^_^


Fish Streat Fish Bowl Series
Photo : Taken by Me
Cheesy Met Pasta Bowl
Photo : Taken by Me



Monday, September 14, 2020

Jajan Makanan Selama Di Rumah Saja

Hai guys ! Welcome back to my blog. Mumpung ada waktu luang buat ngeblog jadi hari ini memutuskan untuk ngeblog dua post sekaligus. Oke, kali ini yang akan gue bahas adalah mengenai makanan. Mungkin selama pandemi ini tidak sedikit orang yang masih takut untuk makan diluar, apalagi waktu awal-awal di umumkannya Covid-19 masuk ke Indonesia dan di Jakarta serta daerah lain diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang ketat sehingga tempat hiburan, pusat perbelanjaan, dan tempat makan pun ditutup. Sehingga membuat sebagian besar kegiatan kita berlangsung didalam rumah, baik itu belanja maupun jajan makanan. Tidak bisa di pungkiri selama dirumah aja pasti tidak lepas sama yang namanya merasa bosan dan mungkin overthinking karena stres saking suntuknya dirumah dan memikirkan kapan berakhirnya pandemi ini.

Biasanya orang yang stres atau overthinking mengalihkan perasaannya ke makanan, karena makanan dapat membuat orang merasa comfortable dan tenang. Gue sendiri tipe orang yang kalo stres atau overthinking larinya ke tidur atau rebahan, tapi kan kalau rebahan terus bikin badan pegal ya. Pada saat dirumah aja rasanya tuh pengen jajan makanan ini itu, cuma berhubung nyokap membatasi untuk jajan karena nyokap masak dan ada rasa takut terkena virus Covid-19 jadi hanya bisa sesekali aja jajannya. rata-rata gue jajan makanan yang berupa appetizer atau snack ringan biasa. Tanpa berpanjang lebar, inilah kurang lebihnya jajan makanan gue selama di rumah saja.

  • Dimsum Benhil : wah ini salah satu dimsum favorit gue, tau info tentang dimsum ini pertama kali dari IG @jktfoodbang. Awalnya liat postingan fotonya kok terlihat menggiurkan karena penasaran langsung cari deh tempat makannya, lokasinya di Jl. Bendungan Hilir No.76 (seberang Snapy Benhil dan di samping Indomaret). Varian favorit gue dimsum mozarella dan mentai, dimsum nori nya juga enak.
Dimsum Benhil : Dimsum Mentai & Mozarella
Photo : Taken By Me

  • Salmon Mentai Shirataki : makanan kekinian yang satu ini sempet naik daun pada waktu awal-awal orang pada stay at home, di IG banyak yang posting jualan ini dan review via IG story mereka. Awal mula coba sudah pasti karena penasaran dan emang suka banget sama salmon apalagi mentai sauce. Pertama kali pesen di Mentai By Me (IG : @mentaime.id) via direct message instagram lalu pernah juga via Tokopedia waktu next order. Review dari gue salmon mentai shiratakinya enak, sausnya ngga bikin gumoh gitu terus porsinya pas dan cukup bikin kenyang. Btw, ini ada 3 size ya, yang regular, medium, sama family size.
Salmon Mentai Shirataki
Photo : Taken By Me

  • Classic Chocolate Chip : terkesan terlalu simpel ya jajannya, tapi jangan salah cookies ini bisa dimakan untuk sarapan loh dicelupin ke susu beuh mantul rasanya. Ukuran cookiesnya gede gitu terus teksturnya agak soft dan chocochip nya gede. Harganya agak pricey but worth it. Btw gue beli cookiesnya di Farmgirl (IG : @farmgirl.id), ada 2 lokasi ada di Jakpus (Jl. Riau No.4, Menteng) & Jaksel (Jl. Wijaya)
Classic Chocolate Chip
Photo : Taken By Me

  • Fish n Chips Cheese Blanket : pertama kali order fish n chip ke rumah dengan harga yang tidak terlalu pricey, karena tiap lagi pengen fish n chip pasti munculnya rekomendasi fish n chip yang cukup pricey hehe. Gue suka sama varian yang ini karena fish friesnya di kasi cheese melt gitu, cheesenya cocok rasanya ke ikannya jadi ngga bikin eneg. Btw gue ordernya dari Fish Streat.
Fish n Chips Cheese Blanket
Photo : Taken By Me

  • Dynamite roll : merupakan sushi yang menurut gue half cooked, gulungan nasi didalamnya ada udang, scallops, dan grilled mayo dan smelt roe. Btw gue ordernya dari Sushi Tei
Dynamite Roll
Photo : Taken By Me

  • Minion Banana Chocopie : nah ini juga sempet hits banana chocopie McD, sebenarnya menarik karena packaginya yang ada gambar minionnya. Waktu itu mikir takutnya biasa aja, eh waktu nyobain ternyata enak berasa makan piscok hahaha. Tapi beneran enak kok guys, coklat sama pisangnya nyatu rasanya


  • Minion Potatoes : sama seperti minion banana chocopie hitsnya, cuma yang bikin unik menurut gue dari kentang ini bentuknya menyerupai minion dan packagingnya ada gambar minionnya juga. Untuk isinya per pack 9 potatoes dan ukurannya kayak nugget McD gitu, kalo buat gue makanin ini doang bisa bikin kenyang
Minion Potatoes
Photo : Taken By Me

9pcs Of Minion Potatoes
Photo : Taken By Me

  • SilverQueen Verry Berry Yogurt : varian silverqueen yang full buah2an berry dan rasanya seger gitu bukan yang susu banget, so far suka sih sama silverqueen yang ini
SilverQueen Very Berry Yogurt
Photo : Taken By Me


Cukup banyak ya jajanan selama stay at home buat gue yang dimasakin nyokap tiap hari hahaha. Eh tp guys jajannya cuma sesekali lho bukan yang tiap minggu atau per berapa hari gitu, kalau emang lagi pengen aja baru jajan biar ngga sayang makanan yang dimasak nyokap dirumah hehe. Tapi yang paling penting dari semua tetap jaga kesehatan dan selama pandemi ini patuhi protokol kesehatan. Berusaha untuk tetap memiliki mindset yang positif biar selama pandemi ngga stress dan akhirnya overthinking, jujur gue pribadi pernah merasakan stres dan overthinking selama pandemi namun inner cirlce gue selalu mentally support jadi gue ngga ngerasa sendiri dan yakin kedepannya semoga semua baik-baik aja keadaannya, Amin. See you on my next post, bye !

Review Koleksi Kamera

Hi guys ! I'm back again on my blog. Mungkin gue agak sedikit jarang untuk posting blog karena belum eksplor banyak hal yang bisa dijadiin konten, biasa sih gue ada ide buat bikin konten kalau banyak lagi banyak eksplor dan kebanyakan gue tuh eksplor di outdoor hehe. Tapi kali ini gue berusaha untuk bikin konten dari apa yang bisa gue eksplor selama dirumah aja.

Oke kali ini gue akan bahas mengenai hobi gue yang lain, yaitu koleksi kamera. Tenang guys gue bukan cuma sekedar koleksi kok, tapi emang gue suka ngumpulin momen gitu jadi tujuannya gue koleksi kamera karena gue pengen ngumpulin momen dari berbagai perspektif. Jadi kamera yang gue koleksi ada Toy Camera Analog, Instax Mini 70, Lomo Instant, dan yang terakhir Kodak M35. Apa sih perbedaan dari empat kamera yang gue punya ? So, mari kita kulik yuk bedanya apa aja. Here we go...

  • Toy Camera Analog : "kok disebut toy camera ?" kalo dari segi fisiknya emang seperti kamera mainan sih, apalagi dengan warnanya yang playful dan ringan karena bahannya dari plastik gitu. Kamera ini sejenis analog karena menggunakan roll film, jadi untuk bisa menghasilkan gambar foto harus dicuci dulu filmnya. Toy Camera ini juga ada detachable waterproof casing sehingga bisa digunakan untuk berfoto dalam air, kalau yang gue baca di kotaknya ini bisa sampai pada kedalaman air 3M. Kamera ini juga free focus jadi bisa digunakan untuk memotret jarak yang jauh sekalipun
Toy Camera
Photo : Taken By Me

  • Instax Mini 70 : kamera ini sedari gue SMA jadi idaman gue banget karena warnanya bagus-bagus dan terkesan simple karena bisa langsung mencetak foto, cuma baru bisa terwujud pada saat gue kuliah hehe. Oke, jadi ini salah satu jenis kamera keluaran Fujifilm yang menurut gue paling hits di kalangan anak muda. Kamera ini menggunakan instant film jadi bentuk filmnya itu berupa kotak yang isinya lembaran photo paper gitu, per instant film berisi 10 lembar photo paper. Kamera ini juga ada pengaturan untuk lensa selfie dan lensa untuk jarak jauh dan dekatnya. Oh ya, jika kalian ingin foto ramean lalu bingung siapa yang fotoin, tenang aja ada setting untuk timer jadi bisa di atur waktunya untuk otomatis foto. Untuk ukuran kameranya standar menurut gue soalnya ngga ribet buat dibawa kemanapun
Instax Mini 70
Photo : Taken By Me

  • Lomo Instant : ini kamera yang menurut gue unik, dari segi fisiknya terkesan vintage gitu dan sempet gue googling hasil foto-fotonya sebelum beli terkesan memorable gitu ya oldies but gold. Oke, ini agak banyak sih fitur dan settingnya dan gue akan jelasin satu-satu. Kamera ini memiliki setting flash on yang suitable untuk siang & malam, flash on untuk malam hari (long exposure with flash), flash off yang suitable untuk siang & flash off pada saat malam (long exposure, light-painting). Dan ada juga setting untuk option hasil fotonya mau monochrome atau color gitu, sudah pasti ada setting untuk mengatur jarak lensa jauh dan dekatnya ya. Untuk filmnya sendiri menggunakan instant film. Oh ya kamera ini juga ada tambahan 3 lensa, fisheye lens attachment, potrait lens attachment, close-up lens. Ukuran kameranya agak gede tapi ada tempat untuk strapnya, jadi bisa digantung pada leher
Lomo Instant
Photo : Taken By Me

Lomo Instant and Lenses Attachment
Photo : Taken By Me

  • Kodak M35 : ini kamera terakhir yang gue punya, salah satu produk dari Kodak. Menurut gue simpel sih kamera yang satu ini. Jenis kamera analog yang pasti menggunakan roll film ya, memiliki flash jadi harus pake batre guys. Dari segi fisiknya terlihat seperti retro gitu modelnya, untuk beratnya ringan jadi enak untuk dibawa kemanapun. Untuk warnanya hanya ada 3 aja, ada warna yellow, mint, dan lilac
Kodak M35 Analog Camera
Photo : Taken By Me


Review kamera dari gue segitu dulu ya guys, untuk kamera analog yang baru gue coba testing baru Kodak M35 tapi masih belum habis filmnya jadi belom gue cuci filmnya. Kalau yang Toy Camera belom sempet gue coba, tapi so far hasil fotonya hampir sama dari yang gue googling. Saran gue kalo mau gunain analog kamera untuk pemula yang Toy Camera dan Kodak M35 aja dulu biar terbiasa sama load and unload roll filmnya hehe. Oke guys, sekian dulu ya postingan blog kali ini. See you on my next post !