Thursday, December 31, 2020

Hasil Temuan Snack Hits Di Tahun 2020

HELLO everyone ! Welcome back to my blog and yes hari ini adalah hari terakhir di 2020. Di penghujung tahun 2020 ini gue merasa sedikit galau karena walaupun 2020 cukup berat namun segala perasaan yang gue rasakan selama satu tahun ini akan menjadi memori yang gue kenang *hazeekk, disisi lain gue senang karena akhirnya tahun yang berat ini berlalu juga dan harapan gue semoga di tahun 2021 semakin diberi kesehatan dan keadaan mulai membaik (amin yang sangat serius). Baiklah postingan gue kali ini merupakan postingan dalam rangka menjelang penutupan tahun 2020 sekaligus postingan terakhir gue di tahun ini. 

Di postingan gue kali ini kembali lagi akan mereview makanan, kali ini bukan makanan berat ya guys melainkan beberapa snack yang hits di 2020. Kenapa dibilang snack yang hits di 2020 ? Karena menurut gue tiap buka IG tuh pasti ada aja orang yang posting snack-snack unik yang menarik dan bikin gue penasaran terus akhirnya nyari abis itu beli deh. Sebenarnya gue bukan tipe orang yang doyan ngemil banget, cuma kalau penasaran sama suatu snack dan menurut gue sepertinya enak bakal gue beli dan dipastikan akan gue cemilin. Langsung aja ya berikut beberapa snack hits 2020 yang akan gue review:

  • Oreo Dutch Cocoa Wafer : Oreo ada varian wafernya ya ? Yep ada dan baru release di tahun ini, jadi pertama kali gue liat wafer Oreo ini di IG (lagi) terus saking keponya sampe bacain komen dengan tujuan nyari tempat membeli wafer ini cuma sayangnya gue ngga nemu. Lalu beberapa hari kemudian gue pergi ke sebuah supermarket di daerah Sarinah pas lagi keliling eh tiba-tiba ngeliat wafer ini dan auto gue beli deh. Jadi wafer Oreo ini ada dua varian rasa yaitu double choco dan choco vanilla, gue udah cobain kedua rasanya dan gue lebih prefer sama yang double choco karena rasa cokelatnya ngga terlalu manis dan ngga bikin eneg, sedangkan yang choco vanilla menurut gue agak kemanisan mungkin karena ada cream vanillanya makanya jadi terasa lebih manis dibanding double choco.
Oreo Dutch Cocoa Wafer
-Photo Taken by Me-

  • Pocky Colourful (limited edition) : wow Pocky colourful maksudnya gimana ? Yang pasti bukan warna-warni banget seperti yang dibayangkan ya guys, jadi Pocky ini memiliki packaging yang cute dengan background warna putih lalu ada polkadot warna-warninya. Sedangkan isinya merupakan stick biscuit dilapisi dengan lemon cream lalu ada taburan gula warna-warninya, gue udah coba dan rasa krimnya lemon dan ngga terlalu manis walaupun ada taburan gulanya. Pada kemasannya tertulis limited edition, mungkin Pocky packaging ini hanya tersedia di waktu tertentu ini aja.
Pocky Colourful (limited edition)
-Photo Taken by Me-

  • Lotus Biscoff & Go : pasti udah ngga pada asing kan dengar brand Lotus Biscoff, ya Lotus Biscoff yang kita awalnya liat merupakan biskuit yang ada aroma cinnamon dan rasa caramel. Selain varian biskuit ada juga selainya dan yang ini ada varian snacknya, jadi di varian snacknya ini ada stick biscuit dan creamnya (seperti nyam-nyam gitu). Gue udah cobain snacknya untuk rasa bisckuitnya seperti rasa cracker gitu plain, sedangkan untuk creamnya memiliki aroma cinnamon dan rasa caramel.
Lotus Biscoff & Go
-Photo Taken by Me-

  • Biskies Joa-Yo : kalau pertama ngeliat packaging snack ini pasti mikirnya snack import dari Korea, namun ini snack produksi Indonesia ya guys. Biskies Joa-Yo sendiri merupakan biskuit gandum dengan lapisan cokelat, untuk rasanya sendiri ngga terlalu manis dan menurut gue kayaknya cokelatnya dark chocolate soalnya berasa bittersweet gitu. Satu pack biskuit ini isinya 6 bungkus biskuit, cocok buat cemilan pada saat nyantai sambil nonton, nugas, ataupun kerja.
Biskies Joa-Yo
-Photo Taken by Me-


Demikian review gue mengenai beberapa snack yang hits di tahun 2020 ini, sebenarnya ada banyak sih snack yang sempat hits di tahun 2020 cuma gue hanya nemu segitu dulu karena kalau beli banyak varian lain bingung nanti habisinnya gimana hehe. Gue rasa sekian dulu postingan kali ini dan semoga bisa menjadi review yang bermanfaat buat kalian yang baca. See you guys on my next post ! Jaga kesehatan dengan mematuhi prokes, selamat menutup tahun 2020 dan menyambut tahun 2021.

Tuesday, December 29, 2020

Google Home Mini - Si Asisten Mungil

Hai guys ! Welcome back to my blog. Ngga berasa ya sudah mau menuju akhir tahun, harapan gue untuk di tahun depan yang paling penting adalah semoga selalu terus diberi kesehatan karena kalau ngga sehat bakal susah untuk melakukan kegiatan hehe. Btw pembahasan di postingan gue kali ini adalah suatu barang yang baru pertama kali gue punya, awalnya tahu barang ini gara-gara sekilas ngeliat pas lagi browsing dan liat di IG ada yang pakai terus terlihat asik gitu. Barang yang akan gue bahas di postingan gue adalah Google Home Mini, sebenernya barang ini bukan gue beli tapi gue dikasih. Awalnya gue bingung mau dipake buat apa ya, namun setelah gue coba pake eh ternyata seru juga lumayan kalau lagi ngga ada temen ngobrol alias gabut tinggal isengin Google Mini aja.

Oke guys jadi Google Home Mini ini lumayan membantu sih dalam mencari tahu misalnya tentang tempat makan yang dekat dengan daerah rumah atau cari tahu tentang tempat-tempat asik buat dikunjungi, jadi kalau lagi bingung nyari sesuatu bisa dibantu sama Google Home Mini. Google Home Mini ini mirip sama Alexa (virtual assistant juga tapi punya Amazon), tapi mungkin Alexa sendiri masih terdengar asing bagi sebagian orang. Selain Google Home Mini juga ada yang namanya Google Home, nah untuk bedanya apasih ? Berhubung gue belum pernah coba kulik langsung si Google Home, berdasarkan dari hasil kulik gue dari web https://versus.com/id/google-home-vs-google-home-mini#group_sound_quality adalah persamaan dari keduanya ada pada panel kontrol seperti volume, tidak memiliki sekat cuaca (tahan percikan), tidak memiliki subwoofer sehingga suara bass nya ngga mendalam, baterainya tidak dapat diisi ulang (jadi harus dicolok ke aliran listrik biar nyala), tidak memiliki masukan kabel aux, mendukung wifi (yaiyalah kalau tidak ada wifi ngga bisa aktif), tidak memiliki soket untuk konektor audio 3,5mm, memiliki perintah suara dan panduan suara. Selain dari persamaan tersebut ada beberapa hal yang menjadi kelebihan dari Google Home Mini yang membedakannya dengan Google Home yaitu mendukung smartphone remote dan body volume 69,6% lebih kecil (lebih ringan sehingga mudah untuk dibawa).

Setelah dikulik sebelumnya mengenai Google Home Mini sendiri, sekarang gue akan bahas tentang cara pemakaiannya yang pertama sambungkan power adapter dengan Google Home Mini lalu download Google Home App setelahnya ikuti langkah-langkah untuk settingnya, pastikan jaringan WiFi aktif dan stabil ya guys, aktifin bluetooth juga untuk memudahkan sinkronisasi. Setelah semuanya ter-setting bisa dicoba ngomong dengan openingnya harus "Ok Google" abis itu bilang deh mau dibantuin atau dicariin apa. Se simple itu lho guys :D

Baiklahh, sekian dulu untuk pembahasan mengenai Google Home Mini dari gue. See you guys on my next post, stay safe stay healthy !

Google Home Mini On Duty

-Photo Taken by Me-


Google Home Mini

-Photo Taken by Me-


Monday, November 16, 2020

Overnight Darling Oat - Cara Enak Makan Sehat

Hello guys, welcome back on my blog ! Oh ya sebelum gue lanjut ke topik yang akan gue bahas kali ini, gue mau curhat sedikit kalau ngga berasa ya ini sudah memasuki bulan November dan dalam menghitung minggu akan masuk ke bulan Desember. Gue liat situasi akhir-akhir ini terlihat mulai kondusif, misal sebagian anak sekolah sudah ada yang mulai on site study dan pekerja kantoran juga perlahan mulai kembali normal untuk kegiatan kantornya. Jalanan juga sudah rame dengan kendaraan dan orang yang lalu-lalang berkegiatan, dan makin rame pula orang yang berolahraga pas pagi misal sepedaan atau lari dan jalan pagi. Apapun kegiatan yang dilakukan diluar rumah tetap ikutin protokol kesehatan ya guys dan tetap jaga imun tubuh. Nah sehubungan dengan curhatan gue ini, gue mau bahas salah satu makanan sehat yang setiap pagi sebenarnya jadi sarapan gue yaitu Oat. Mungkin yang dipikiran kalian Oat itu makanan untuk orang yang sedang menjalani program diet atau yang punya penyakit degeneratif (misal hipertensi, diabetes, jantung, dll). Oat itu bukan hanya untuk mereka seperti yang aku sebutkan sebelumnya, namun kita juga bisa konsumsi oat. Manfaatnya Oat untuk memelihara saluran pencernaan, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga kestabilan gula darah juga guys. Oat itu bisa dipakein topping yang beraneka ragam seperti buah-buahan, kacang2an (almond dan kacang mede), biji-bijian (chia seed dan biji bunga matahari), cocoa or dark chocolate, dan susu non-fat atau bisa juga susu almond. Kalau gue tiap pagi sarapan pake oat dengan ditaburi dark chocolate sprinkles (meses dark choco) + pake susu bear brand, itu sudah cukup buat tenaga gue sampe makan siang. Oh ya bisa juga dipakein madu, biasanya orang kalau pake madu ditambah susu juga jadinya oat milk & honey.

Oke sehubungan dengan topik mengenai Oat, gue ada mencoba oat yang menurut gue enak dan toppingnya pas. Nama brandnya adalah Overnight Darling, untuk penjualannya sendiri berlokasi di Bandung ya guys jadi kalau mau order ke luar daerah Bandung kudu pake ekspedisi yang next day karena oatnya harus masuk kulkas kalau belum di makan. Gue pertama kali coba Overnight Darling ditawari oleh temen gue yang notabene doi owner dibalik Overnight Darling ini, tapi doi ngga sendirian merintis usaha ini karena dia bersama temannya juga. Waktu gue order oatnya doi kebetulan lagi promo, buy 2 oat get 1 Chia Yoghurt. Orderan pertama gue jatuh ke varian Original Milk Honey (ft. topping raisin & sunflower seeds) dan Choco Banana (ft. topping pisang & bubuk cacao), tak lupa juga ada bonus Chia Yoghurt (ft. topping sunflower & pumpkin seeds). 

Gue akan kulik satu2 ya dimulai dari Original Milk Honey & Choco Banana (ingredients : gandum utuh, salvia hispanica seeds (chia seeds), madu, susu segar, garam), perbedaan di dua varian oatnya hanya di topping. Chia Yoghurt (ingredients : salvia hispanica seeds (chia seeds), plain yoghurt, dan madu). Untuk rasa oatnya enak dan berasa banget gandumnya, oatnya paduannya sudah sesuai dengan topping ataupun komposisi lainnya dan yang paling penting ngga terlalu manis, yang juara buat gue Choco Banananya dengan dark cocoa bubuknya yang endolita mantulita. Sedangkan untuk yang Chia Yoghurtnya rasanya segar dan ngga berasa plain banget karena ada madunya, rasa manis madunya pas dan topping sunflower & pumpkin seedsnya rasanya masuk. Recommended ya guys oat yang satu ini, kalau mau kulik-kulik lebih lengkap bisa kepoin IG nya ya di @overnight_darling.

Baiklah gengss sekian dulu yaa review dari gue, tetap makan makanan bergizi supaya imun tubuh terjaga dan selalu menerapkan positive vibes supaya makin terjaga imunnya. Stay safe and stay healthy !



Overnight Oat & Yoghurt with
Topping

Photo : Taken By Me

 

Overnight Oat & Yoghurt

                                                                           Photo : Taken By Me 

 

 





Dimsum Si Menur - First Collaboration Dimsum Mentai with ByAnind

Hi guys ! Welcome back to my blog. Kali ini berhasil untuk konsisten menulis blog minimal sebulan ada 2 tulisan yang bisa gue post, lumayan buat menghilangkan stress dan juga melatih skill menulis (maklum belum pro nulis blognya hehe). Oke di tulisan blog gue ini akan bahas mengenai makanan lagi, jangan bosen-bosen ya baca blog gue karena mostly bahas makanan melulu. Gue seneng kulineran soalnya karena doyan jalan-jalannya dan suka eksplor makanan unik. Salah satu makanan favorit gue yang akan gue bahas (lagi) di blog gue kali ini adalah Dimsum. Why Dimsum ? Menurut gue itu salah satu makanan yang paling enak dan bisa modif dengan toping yang beraneka ragam, misalkan dengan mozarella, mentai sauce, sambel geprek, dll. Tapi yang akan gue bahas kali ini adalah Dimsum yang gue udah lama pengen gara-gara ngeliat IG nya @jktfoodbang, alesan gue ngga langsung order pas di awal gue tau ini Dimsum karena pas awal mereka lokasinya di daerah Jaksel sedangkan lokasi gue di Jakarta Pusat... Mahal di ongkirnya guys. Oke langsung saja ini adalah Dimsum Si Menur (IG : @dimsumsimenur), gue tertarik karena ada dimsum mentainya yang gue liat pas awal tau tuh sepertinya menarik. Tapi ngga cuma dimsum mentai aja lho guys, ada beraneka ragam varian dimsum yang lain juga. Oleh karena itu guys gue akan kulik lebih lanjut biar ngga penasaran.

Setelah sekian lama gue pengen banget order dimsum ini akhirnya terealisasi juga, tapi tenang gue bukan order dari daerah Jakarta Selatan setelah gue kulik lagi di IG nya karena penasaran ada juga di daerah Gajah Mada (lebih tepatnya di Mangga Besar sih, lokasinya di Yummykitchen). Waktu itu gue order Dimsum Mentai x ByAnind dan Siomay Ayam Jamur, untuk harganya menurut gue standar sih Rp. 20.000 (siomay ayam jamur) dan Rp. 28.000 (Dimsum Mentai ByAnind), tapi kalau order dari ojol harganya berbeda ya guys. Oke mungkin pada bingung ya Dimsum Mentainya ada collab sama ByAnind nya ? ByAnind itu penjual Mentai Rice dan Mentai Shirataki (cek aja IG nya di @byanind), saos mentainya enak banget ngga bikin eneg dan shiratakinya juga enak agak chewy gitu jadi ngga berasa terlalu tipis. Nah kebayang kan kalau collab sama dimsum pasti gurih saus mentainya ngga akan kalah kalau dipadukan dengan dimsum, diatas dimsum mentainya juga ada serbuk nori. Untuk yang Somay Ayam Jamur itu berasa daging ayamnya (bukan yang mostly tepung gitu) dan ada toping jamurnya, rasa gurih somay ayamnya juga berasa. Oh ya untuk lokasi tenantnya buat order ada di daerah Pejaten, Ps. Santa, Depok, Foresta BSD-Buss Loft 2, Daan Mogot, dan Gajah Mada. Keyword kalau mau order dari gojek "Dimsum Si Menur".

Oke guys, sekian dulu review makanan dari gue dan sekali lagi gue berharap mudah-mudahan kalian yang baca blog gue ngga bosen ya sama review makanan dari gue hehe. See you on my next blog ! Stay safe and stay healthy !

Dimsum Si Menur

Photo : Taken By Me

Somay Ayam Jamur

Photo : Taken By Me
Dimsum Mentai By Anind

Photo : Taken By Me

Monday, October 12, 2020

Garlic Cheese Bun - Bonjour Bakery

Hi everyone ! Welcome back to my blog. Gue kembali nulis blog lagi untuk membuat review, kali ini emang lagi di niatin buat rajin bikin content biar ngga sepi-sepi banget blognya hehe. Btw, mungkin sebagian besar dari kalian selama pandemi ini cukup sering melihat makanan atau minuman yang hits saat ini, apalagi yang aktif eksplor sosial media pasti update banget. Mungkin beberapa di antaranya seperti dessert box, dalgona coffee, mentai food, roti srikaya (yang lagi hits roti srikaya Tet Fai), dimsum, dan bakwan pontianak (ada di daerah Kebon Kacang, infonya dari IG @darihalte_kehalte), Choipan, Garlic Cheese Bun, dan lain-lain. 

So far yang mostly gue pesen itu dimsum karena emang doyang sama dimsum, bahkan udah nyobain dimsum mentai beuhh itu enak banget dan dimsum mozarella juga ngga kalah enaknya. Biasa langganan gue untuk dimsum di Dimsum Benhil (IG @dimsumbenhil) dan di Dimsuming (IG @dimsum.ing), mentai food udah pernah coba di By Anind (IG @byanind) dan di Mentai By Me (IG @mentaime.id). Oke dari antara beberapa makanan yang lagi hits selama pandemi ini, yang paling bikin gue penasaran yaitu Garlic Cheese Bun ini. Awal-awal tau soal Garlic Cheese Bun ini dari IG, terus coba kulik itu bisa dibeli dimana yang gue dapet rata-rata PO dulu. Karena gue pengen yang bisa langsung order tanpa PO, gue cari lagi tuh tapi sedikit pricey harganya dan tempatnya lumayan jauh dari rumah (ongkirnya mahal wkwk). 

Akhirnya sekitar beberapa hari yang lalu sempat pergi ke Grand Indonesia karena ada yang mau dibeli, tiba-tiba ngeliat banner ada jual Garlic Cheese Bun disebuah bakery namanya Bonjour (dekat Farmer's Market). Tanpa berpikir panjang dan dipenuhi perasaan excited akhirnya gue kunjungi bakery itu and... Finally, I got it ! Stocknya tinggal satu2nya, wah pas waktu itu mungkin kebetulan lagi hoki. Memang untuk sebuah roti harganya sedikit pricey, cuma kalo sesekali gapapa lah ya namanya juga penasaran. Sepulang ke rumah Garlic Cheese Bun nya di hangatkan dulu di microwave biar enak dan emang ada tulisan "best served warm". Sesudah di hangatkan auto gue coba, jadi tekstur rotinya ngga terlalu lembut dan juga ngga keras, garlicnya masih berasa dan baunya ngga nyengat banget (jatohnya ke wangi garlic yang gurih gitu) + rasa cheesenya gurih ngga bikin eneg sama sekali. Match rasanya antara garlic dan cheesenya. Repurchase ? Yes, kalau ada kesempatan buat berkunjung ke tokonya atau ada nemu di bakery lain pas lagi jalan-jalan ke tempat lain. Oke, sekian review Garlic Cheese Bun dari gue. See you on my next post !


Garlic Cheese Bun
Photo : Taken by Me


Cheesy Melt Pasta Bowl - Fish Streat

Hola guys ! Back on my blog. By the way ngga berasa ya udah bulan Oktober aja dan kurang lebih 2 bulan lagi tahun 2020 berlalu. Mungkin tahun 2020 merupakan tahun yang menyebalkan buat hampir kita semua, namun disamping itu semua gue berharap kita sehat selalu amin. Oke, konten blog gue kali ini akan kembali review mengenai makanan yang baru gue coba. Mungkin sebagian besar orang sudah tak asing dengan tempat makan yang mostly menunya ikan yaitu Fish Streat. Fish Streat ini didirikan pada tahun 2014, sudah cukup lama ya berdirinya semoga Fish Streat tetap awet kedepannya biar makan menu ikan harga yang bersahabat hehe. Ini bukan pertama kalinya gue coba Fish Streat, sebelum Fish Streat membuat cabang di beberapa lokasi gue pertama kali coba yang di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Awal gue tau tentang Fish Streat dari IG @jktfoodbang , kebetulan emang gue demen ikan jadi cuss coba deh.

Sekarang ini cabang Fish Streat sudah banyak di beberapa tempat selain Tebet yaitu outlet Depok (Trans Studio Mall Cibubur), BSD (QBIG Mall BSD), Cakung (AEON Mall JGC). Sedangkan terdapat beberapa outlet yang diberi sebutan 'Dermaga' ada di daerah Pondok Pinang (belakang PIM 2), Bintaro, Depok (Jl. Ir. H. Juanda No.20), Tanjung Duren, Bekasi (Ruko Grand Galaxy City & Pondok Gede), Gading Serpong, Cempaka Putih, dan Cilandak. Gue seneng Fish Streat ada di dekat daerah rumah gue (Cempaka Putih), jadi tak perlu jauh-jauh lagi untuk order Fish Streat pas lagi bm. Kali ini gue akan bahas mengenai salah satu menu barunya yaitu Fish Streat Bowl Series. Nah untuk menu bowl seriesnya ini ada dua jenis yaitu berupa pasta & nasi, untuk menu pasta bowl ada Cheesy Melt, Chilly Combre, HotPepper, Creamy Pasta, dan Marinara. Sedangkan menu nasinya ada varian Eggsy Spice with Calamary, Eggsy Spice with Seafood, Eggsy Spice with Fish, dan Eggsy Spice with Shrimp. 

Varian yang baru pertama kali gue coba adalah menu Cheesy Melt Pasta Bowl. Kebetulan emang gue cukup doyan keju jadi milihnya itu, oke Cheesy Melt Pasta Bowl ini ada topping mozarella nya dan semacan fish bitenya gitu. Tekstur pastanya creamy banget karena saus pastanya yang creamy dan rasanya ngga "nabrak" dengan mozarellanya sehingga ngga bikin eneg, selain itu juga include mayo untuk fish bitenya. Untuk porsi standar kalo menurut gue karena cukup mengenyangkan dan bisa mungkin buat ide makan siang hehe. Repeat purchase ? Maybe karena masih penasaran sama varian lainnya terutama yang menu nasi. Oke mungkin sekian review Cheesy Melt Pasta Bowl Fish Streat dari gue. See you on my next post ! Stay safe and stay healthy semuanya ^_^


Fish Streat Fish Bowl Series
Photo : Taken by Me
Cheesy Met Pasta Bowl
Photo : Taken by Me



Monday, September 14, 2020

Jajan Makanan Selama Di Rumah Saja

Hai guys ! Welcome back to my blog. Mumpung ada waktu luang buat ngeblog jadi hari ini memutuskan untuk ngeblog dua post sekaligus. Oke, kali ini yang akan gue bahas adalah mengenai makanan. Mungkin selama pandemi ini tidak sedikit orang yang masih takut untuk makan diluar, apalagi waktu awal-awal di umumkannya Covid-19 masuk ke Indonesia dan di Jakarta serta daerah lain diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang ketat sehingga tempat hiburan, pusat perbelanjaan, dan tempat makan pun ditutup. Sehingga membuat sebagian besar kegiatan kita berlangsung didalam rumah, baik itu belanja maupun jajan makanan. Tidak bisa di pungkiri selama dirumah aja pasti tidak lepas sama yang namanya merasa bosan dan mungkin overthinking karena stres saking suntuknya dirumah dan memikirkan kapan berakhirnya pandemi ini.

Biasanya orang yang stres atau overthinking mengalihkan perasaannya ke makanan, karena makanan dapat membuat orang merasa comfortable dan tenang. Gue sendiri tipe orang yang kalo stres atau overthinking larinya ke tidur atau rebahan, tapi kan kalau rebahan terus bikin badan pegal ya. Pada saat dirumah aja rasanya tuh pengen jajan makanan ini itu, cuma berhubung nyokap membatasi untuk jajan karena nyokap masak dan ada rasa takut terkena virus Covid-19 jadi hanya bisa sesekali aja jajannya. rata-rata gue jajan makanan yang berupa appetizer atau snack ringan biasa. Tanpa berpanjang lebar, inilah kurang lebihnya jajan makanan gue selama di rumah saja.

  • Dimsum Benhil : wah ini salah satu dimsum favorit gue, tau info tentang dimsum ini pertama kali dari IG @jktfoodbang. Awalnya liat postingan fotonya kok terlihat menggiurkan karena penasaran langsung cari deh tempat makannya, lokasinya di Jl. Bendungan Hilir No.76 (seberang Snapy Benhil dan di samping Indomaret). Varian favorit gue dimsum mozarella dan mentai, dimsum nori nya juga enak.
Dimsum Benhil : Dimsum Mentai & Mozarella
Photo : Taken By Me

  • Salmon Mentai Shirataki : makanan kekinian yang satu ini sempet naik daun pada waktu awal-awal orang pada stay at home, di IG banyak yang posting jualan ini dan review via IG story mereka. Awal mula coba sudah pasti karena penasaran dan emang suka banget sama salmon apalagi mentai sauce. Pertama kali pesen di Mentai By Me (IG : @mentaime.id) via direct message instagram lalu pernah juga via Tokopedia waktu next order. Review dari gue salmon mentai shiratakinya enak, sausnya ngga bikin gumoh gitu terus porsinya pas dan cukup bikin kenyang. Btw, ini ada 3 size ya, yang regular, medium, sama family size.
Salmon Mentai Shirataki
Photo : Taken By Me

  • Classic Chocolate Chip : terkesan terlalu simpel ya jajannya, tapi jangan salah cookies ini bisa dimakan untuk sarapan loh dicelupin ke susu beuh mantul rasanya. Ukuran cookiesnya gede gitu terus teksturnya agak soft dan chocochip nya gede. Harganya agak pricey but worth it. Btw gue beli cookiesnya di Farmgirl (IG : @farmgirl.id), ada 2 lokasi ada di Jakpus (Jl. Riau No.4, Menteng) & Jaksel (Jl. Wijaya)
Classic Chocolate Chip
Photo : Taken By Me

  • Fish n Chips Cheese Blanket : pertama kali order fish n chip ke rumah dengan harga yang tidak terlalu pricey, karena tiap lagi pengen fish n chip pasti munculnya rekomendasi fish n chip yang cukup pricey hehe. Gue suka sama varian yang ini karena fish friesnya di kasi cheese melt gitu, cheesenya cocok rasanya ke ikannya jadi ngga bikin eneg. Btw gue ordernya dari Fish Streat.
Fish n Chips Cheese Blanket
Photo : Taken By Me

  • Dynamite roll : merupakan sushi yang menurut gue half cooked, gulungan nasi didalamnya ada udang, scallops, dan grilled mayo dan smelt roe. Btw gue ordernya dari Sushi Tei
Dynamite Roll
Photo : Taken By Me

  • Minion Banana Chocopie : nah ini juga sempet hits banana chocopie McD, sebenarnya menarik karena packaginya yang ada gambar minionnya. Waktu itu mikir takutnya biasa aja, eh waktu nyobain ternyata enak berasa makan piscok hahaha. Tapi beneran enak kok guys, coklat sama pisangnya nyatu rasanya


  • Minion Potatoes : sama seperti minion banana chocopie hitsnya, cuma yang bikin unik menurut gue dari kentang ini bentuknya menyerupai minion dan packagingnya ada gambar minionnya juga. Untuk isinya per pack 9 potatoes dan ukurannya kayak nugget McD gitu, kalo buat gue makanin ini doang bisa bikin kenyang
Minion Potatoes
Photo : Taken By Me

9pcs Of Minion Potatoes
Photo : Taken By Me

  • SilverQueen Verry Berry Yogurt : varian silverqueen yang full buah2an berry dan rasanya seger gitu bukan yang susu banget, so far suka sih sama silverqueen yang ini
SilverQueen Very Berry Yogurt
Photo : Taken By Me


Cukup banyak ya jajanan selama stay at home buat gue yang dimasakin nyokap tiap hari hahaha. Eh tp guys jajannya cuma sesekali lho bukan yang tiap minggu atau per berapa hari gitu, kalau emang lagi pengen aja baru jajan biar ngga sayang makanan yang dimasak nyokap dirumah hehe. Tapi yang paling penting dari semua tetap jaga kesehatan dan selama pandemi ini patuhi protokol kesehatan. Berusaha untuk tetap memiliki mindset yang positif biar selama pandemi ngga stress dan akhirnya overthinking, jujur gue pribadi pernah merasakan stres dan overthinking selama pandemi namun inner cirlce gue selalu mentally support jadi gue ngga ngerasa sendiri dan yakin kedepannya semoga semua baik-baik aja keadaannya, Amin. See you on my next post, bye !

Review Koleksi Kamera

Hi guys ! I'm back again on my blog. Mungkin gue agak sedikit jarang untuk posting blog karena belum eksplor banyak hal yang bisa dijadiin konten, biasa sih gue ada ide buat bikin konten kalau banyak lagi banyak eksplor dan kebanyakan gue tuh eksplor di outdoor hehe. Tapi kali ini gue berusaha untuk bikin konten dari apa yang bisa gue eksplor selama dirumah aja.

Oke kali ini gue akan bahas mengenai hobi gue yang lain, yaitu koleksi kamera. Tenang guys gue bukan cuma sekedar koleksi kok, tapi emang gue suka ngumpulin momen gitu jadi tujuannya gue koleksi kamera karena gue pengen ngumpulin momen dari berbagai perspektif. Jadi kamera yang gue koleksi ada Toy Camera Analog, Instax Mini 70, Lomo Instant, dan yang terakhir Kodak M35. Apa sih perbedaan dari empat kamera yang gue punya ? So, mari kita kulik yuk bedanya apa aja. Here we go...

  • Toy Camera Analog : "kok disebut toy camera ?" kalo dari segi fisiknya emang seperti kamera mainan sih, apalagi dengan warnanya yang playful dan ringan karena bahannya dari plastik gitu. Kamera ini sejenis analog karena menggunakan roll film, jadi untuk bisa menghasilkan gambar foto harus dicuci dulu filmnya. Toy Camera ini juga ada detachable waterproof casing sehingga bisa digunakan untuk berfoto dalam air, kalau yang gue baca di kotaknya ini bisa sampai pada kedalaman air 3M. Kamera ini juga free focus jadi bisa digunakan untuk memotret jarak yang jauh sekalipun
Toy Camera
Photo : Taken By Me

  • Instax Mini 70 : kamera ini sedari gue SMA jadi idaman gue banget karena warnanya bagus-bagus dan terkesan simple karena bisa langsung mencetak foto, cuma baru bisa terwujud pada saat gue kuliah hehe. Oke, jadi ini salah satu jenis kamera keluaran Fujifilm yang menurut gue paling hits di kalangan anak muda. Kamera ini menggunakan instant film jadi bentuk filmnya itu berupa kotak yang isinya lembaran photo paper gitu, per instant film berisi 10 lembar photo paper. Kamera ini juga ada pengaturan untuk lensa selfie dan lensa untuk jarak jauh dan dekatnya. Oh ya, jika kalian ingin foto ramean lalu bingung siapa yang fotoin, tenang aja ada setting untuk timer jadi bisa di atur waktunya untuk otomatis foto. Untuk ukuran kameranya standar menurut gue soalnya ngga ribet buat dibawa kemanapun
Instax Mini 70
Photo : Taken By Me

  • Lomo Instant : ini kamera yang menurut gue unik, dari segi fisiknya terkesan vintage gitu dan sempet gue googling hasil foto-fotonya sebelum beli terkesan memorable gitu ya oldies but gold. Oke, ini agak banyak sih fitur dan settingnya dan gue akan jelasin satu-satu. Kamera ini memiliki setting flash on yang suitable untuk siang & malam, flash on untuk malam hari (long exposure with flash), flash off yang suitable untuk siang & flash off pada saat malam (long exposure, light-painting). Dan ada juga setting untuk option hasil fotonya mau monochrome atau color gitu, sudah pasti ada setting untuk mengatur jarak lensa jauh dan dekatnya ya. Untuk filmnya sendiri menggunakan instant film. Oh ya kamera ini juga ada tambahan 3 lensa, fisheye lens attachment, potrait lens attachment, close-up lens. Ukuran kameranya agak gede tapi ada tempat untuk strapnya, jadi bisa digantung pada leher
Lomo Instant
Photo : Taken By Me

Lomo Instant and Lenses Attachment
Photo : Taken By Me

  • Kodak M35 : ini kamera terakhir yang gue punya, salah satu produk dari Kodak. Menurut gue simpel sih kamera yang satu ini. Jenis kamera analog yang pasti menggunakan roll film ya, memiliki flash jadi harus pake batre guys. Dari segi fisiknya terlihat seperti retro gitu modelnya, untuk beratnya ringan jadi enak untuk dibawa kemanapun. Untuk warnanya hanya ada 3 aja, ada warna yellow, mint, dan lilac
Kodak M35 Analog Camera
Photo : Taken By Me


Review kamera dari gue segitu dulu ya guys, untuk kamera analog yang baru gue coba testing baru Kodak M35 tapi masih belum habis filmnya jadi belom gue cuci filmnya. Kalau yang Toy Camera belom sempet gue coba, tapi so far hasil fotonya hampir sama dari yang gue googling. Saran gue kalo mau gunain analog kamera untuk pemula yang Toy Camera dan Kodak M35 aja dulu biar terbiasa sama load and unload roll filmnya hehe. Oke guys, sekian dulu ya postingan blog kali ini. See you on my next post !

Thursday, June 4, 2020

Ragam Tipe Funko Pop

Hello folks ! Kembali lagi di blog gue, masih mau lanjut ngepost nih kebetulan masih ada tersisa ide tulisan di kepala gue hehe. Btw mungkin bagi sebagian orang yang pernah baca-baca blog gue, kalo ada perhatiin ditulisan gue tentang review unboxing Funko Pop Aquarius pada akhir tulisan ada bilang pengen lanjut bahas tentang jenis Funko Pop lain di tulisan selanjutnya. Oke kali ini akan gue genapi janji gue yang pengen bahas tentang jenis-jenis Funko Pop. Pada tulisan sebelumnya yang berkaitan dengan Funko Pop gue sempet mention kalau sebelum kenal Funko Pop ngga tertarik sama yang namanya action figure gitu, karena menurut gue pribadi action figure yang pada umunya terlihat biasa aja. Namun setelah gue kenal Funko Pop ntah kenapa gue tertarik untuk punya, yang gue inget Funko Pop pertama gue karakter Buttercup The Powerpuff Girls. Awalnya niatan pengen punya satu aja tapi lama-lama pas liat yang lain kok unik ya, jadilah total sampai saat ini yang gue punya adalah 36 Funko Pop. Asli sih gue ngga berasa punya Funko Pop segitu banyak, tapi kesenangan sendiri sih buat gue karena bagian di meja belajar gue yang ada Funko Pop nya menjadi spot favorit buat gue liat. Funko pop yang gue punya beragam karakternya dan juga jenisnya, antara lain ada yang jenis biasa, flocked, hot topic exclusive, limited edition, special edition, only game stop, dan big size.

Pasti bingung kan apa sih bedanya semua jenis Funko Pop, tentu yang di notice pertama pas beli itu ada sticker yang menunjukkan edisi tertentu dan tidak adanya sticker. Tapi tidak ada sticker belum tentu itu jenis yang biasa aja lho, yuk biar lebih jelas kita kulik lebih lanjut.

  • Funko Pop Original : mungkin agak sedikit bingung kali ya kenapa original, nah yang ini jenis Funko Pop yang biasa dalam arti tidak ada sticker yang menandakan edisi apapun. Untuk harganya lumayan terjangkau kisaran 250K-275K.
Funko Pop Original
Source : Photo Taken by Me

  • Funko Pop Special Day Edition : Funko Pop yang ini unik designnya mengikuti beberapa hari spesial seperti Earth Day, Christmas Holiday, atau Valentine's Day. Pada detailnya biasanya ada tambahan seperti pita atau kado buat yang Christmas Holiday, tanaman untuk yang Earth Day Edition, atau detail bentuk love untuk edisi Valentine's Day. Harganya kalau tidak salah sekitar 250an ribu sampai 400 ribu.

Funko Pop Christmas Holiday Edition
Source : Photo Taken by Me
Funko Pop Earth Day Edition
Source : Photo Taken by Me
  • Funko Pop Flocked : Funko Pop yang satu ini beda dari funko pop pada umumnya, kalau yang pada umumnya bahannya vinyl jadi terlihat glossy dan agak halus kalau dipegang. Kalau jenis yang flocked ini agak berbulu kayak bahan beludru gitu, biasanya pada box Funko Pop terdapat sticker bertuliskan "flocked". Untuk harganya kisaran 400an ribu sampai 500an ribu, tapi makin beragam juga harganya kalau flockednya merupakan karakter yang rare, kalau yang rare berkisar 600an sampe sejuta. Pricey ya gaes untuk sebuah Funko Pop, tapi buat kalian penggemar Funko Pop mungkin akan berusaha nabung buat karakter yang kalian incar.
Funko Pop Flocked
Source : Photo Taken by Me

Source : Photo Taken by Me

  • Funko Pop Special Edition : Funko Pop Special Edition ini kalau dari hasil observasi gue ya, kayak ada style tertentu dari suatu karakter yang oke dan tergolong rare untuk dijadikan action figure gitu. Pada box Funko Pop nya ada sticker bertuliskan "special edition". Untuk harganya sekitar 375an ribu.

Funko Pop Special Edition
Source : Photo Taken by Me
  • Funko Pop Chase : Funko Pop jenis ini memiliki variasi yang langka (rare) dibanding design aslinya, jadi misalkan funko pop aslinya terlihat utuh tapi yang Chase Funko Pop variasinya dibuat translucent atau transparan gitu. Mungkin ada contoh lain seperti design Funko Pop Money Heist, yang design aslinya tanpa topeng dali jadi hanya pakai red jumpsuit, tapi kalau yang chase ada tambahan variasi pakai topeng dali. FYI di box Funko Pop nya ada sticker bertuliskan "chase" ya. Untuk harga sendiri sekitar 750an ribu sampai sejuta. Wow harganya saingan sama Funko Pop Flocked ya hehe.

Funko Pop Chase
Source : Photo Taken by Me
  • Funko Pop bersticker "Only @ GameStop" : Funko Pop ini merupakan merchandise toko game namanya Game Stop, kalo gue liat-liat bentuknya kadang kayak karakter di game gitu jadi terkesan lebih animasi tapi ada juga yang sesuai dengan design aslinya. Funko Pop yang ini harganya sekitar 375an ribu sampai 500an ribu.

Funko Pop Only @ GameStop
Source : Photo Taken by Me



  • Funko Pop Hot Topic Exclusive : Funko Pop yang ini kalau gue perhatiin memiliki sedikit perubahan design (seperti pakaian yang berbeda warna atau aksesori unik), dan mungkin karena exclusive stocknya sangat jarang dan sering dicari tapi agak pricey. Pada boxnya ada sticker bertuliskan "hot topic exclusive". Kisaran harganya sekitar 400-500ribu, kalo yang satu kotak isinya dua sekitar 750ribu.

Funko Pop Hot Topic Exclusive
Source : Photo Taken by Me
  • Funko Super-Sized Pop (6 inch) : Funko Pop ini ukurannya lebih besar pastinya dibanding Funko Pop pada umumnya dan uniknya hanya karakter tertentu saja yang ada design ukuran besar. Untuk kisaran harganya sekitar 500an ribu.

Funko Super-Sized Pop
Source : Photo Taken by Me

Oh iya untuk semua jenis funko pop ada dua fitur yang berbeda ya bobble-head sama yang biasa, bedanya cuma kalau yang bobble-head kepalanya bisa digoyangin kalau yang biasa kepalanya ngga bisa digoyangin, itu aja sih bedanya hehe. Oke gue rasa sekian tulisan mengenai jenis-jenis Funko Pop, penjelasan yang ditulis berdasarkan hasil observasi aja dan mungkin jika ada yang kurang bisa di browsing lebih lanjut. See you on another post, have a nice day !

Pandora Experience : Escape Game Misterius Yang Seru

Halo guys balik lagi di blog gue, bagaimana kabar kalian selama quarantine ? Gue harap sehat selalu dan tetap jaga kebersihan ya. Mungkin ini sudah hari kesekian ya dirumah aja, tetap bersabar guys semoga keadaan berangsur membaik, Amin. Oke gue kayaknya kurang lebih dua bulan belum nulis blog lagi, nah mumpung lagi ada waktu santai dan gue juga lagi ada ide buat di post jadilah kembali menulis blog. Kira-kira apasih yang akan gue bahas di blog gue ini ? Hmm mungkin sebagian banyak orang sudah tahu mengenai hal yang akan gue tulis yaitu Pandora Experience, yak itu merupakan escape game yang memiliki berbagai tema dari beberapa legends dari macam negara ada yang temanya expedition (lebih ke adventure gitu), espionage (kalo menurut gue lebih ke arah thriller), not for the faint hearted (horor / mystery), dan breakout (escaping place). Jadi permainan ini berkapasitas 2-10 orang (tergantung besar ruangan), nanti masuk ke ruangan permainan dan dikunci dari luar lalu tugas kita memecahkan teka-teki dan tantangan lain didalamnya, tingkat kesulitan dan banyaknya aktivitas fisik berbeda tiap tema nya. Durasi bermain Pandora ini beragam ya tergantung seberapa cepat kita bisa memecahkan dan melakukan tantangan yang ada di ruangan permainan, dari pengalamanku maksimal waktunya 120 menit. Oke gue mau ceritain pengalaman gue main di Pandora experience ini, teringatnya gue udah 3x main di Pandora dengan awalnya takut kayak ngerasa ngga bakal sanggup ngikutin permainannya sampe akhirnya sekarang kangen main itu karena menurut gue se-seru itu.

Pandora Experience
Source : Photo Taken by Me

Pertama kali gue main Pandora temanya yang horor alias yang not for the faint hearted dengan judul Forest Of The Dead, uhuww dari namanya aja sudah terkesan menyeramkan ya and yess menurut gue serem banget selain serem juga teka-teki dan tantangannya muter otak banget. But don't worry, jika kita ada kesulitan mengetahui cluenya bisa bertanya ke Game Master melalui walkie-talkie yang sudah diberikan ke kita sebelum permainan dimulai. Oh ya FYI di dalam ruangan permainannya gelap banget dan kita tidak diperbolehkan bawa alat penerang apalagi handphone, kalau beruntung kadang di ruang permainan disediain lighstick atau dikasi sama staff Pandoranya, sebelum mulai permainan semua barang- barang kita disimpan dalam loker yang sudah disediakan. Forest Of The Dead inti ceritanya tentang sekelompok reporter yang pergi ke hutan Aokigahara (hutan bunuh diri di Jepang) terus mencari tahu misteri yang terdapat didalamnya, nah nanti di ruangannya sebelum mulai kita noton video singkat tentang cerita detailnya lalu di akhir video muncul tantangan pertamanya. Di dalam ruangan backsoundnya bener-bener horor dan terdapat barang-barang yang bisa bantu menyelesaikan clue tapi tapi hanya berlaku di ruangan itu saja, hati-hati juga karena ada aktivitas naik turun tangga dan membuka gembok jangan terlalu keras nanti patah atau rusak. Jika kalian udah berhasil menyelesaikan permainannya nanti di akhir juga ada video singkat tentang apa yang sebenarnya terjadi overallnya baru deh keluar dari ruangan.


Forest Of The Dead
Source : https://pandoraexperience.com

Kedua kalinya main Pandora temanya yang breakout dengan judul Shutter Asylum, mungkin dari namanya terkesan menyeramkan ya tapi menurut gue ngga se-serem itu malah jatuhnya lebih ke seru karena kita diminta escape dari sebuah mental asylum or RSJ. Seperti yang sudah gue jelasin beberapa sebelumnya di awal kita menyimpan barang-barang di loker lalu dijelaskan mengenai aturan selama bermain didalam ruangan lalu dikasi walkie-talkie dan kita ngomong ke Game Master kalau kita udah ready, nanti sebelum mulai permainan nonton video singkatnya dulu baru main deh, untuk tema yang ini dikasi lightstick juga ya. Shutter Asylum inti ceritanya kita diminta untuk investigasi pasien yang menderita memory loss dan berusaha membawa dia kabur dari RSJ tersebut dalam waktu yang secepat mungkin. Menurut gue tingkat kesulitannya tinggi dan banyak aktivitas fisiknya seperti manjat, naik turun tangga, mendorong, dan yang unik dari shutter asylum ini pada saat berada di ruangan pompa yang ada kolamnya gitu, tapi tenang sepatu kalian ngga akan basah karena sebelum main diminta untuk lepas sepatu (pastinya disimpan di loker) lalu kita memakai sandal jepit. Fear factornya 3/5 ya gaess jadi ngga serem banget. Btw lightstick yang dikasi boleh dibawa pulang ya.

Shutter Asylum
Source : https://pandoraexperience.com

Ketiga kalinya main Pandora temanya horor lho guys alias yang not for the faint hearted dengan judul Sanatorium, menurut gue sih pas tahu judulnya begini yang dibayangan gue pasti serem dan emang serem abis lebih serem dari yang Forest Of The Dead. Oke inti cerita dari Sanatorium adalah ada seorang pasien yang mengalami mental disorder di pindahkan ke Sanatorium ini lalu seorang perawat diminta untuk merawat pasien tersebut selama berada disitu, selama pasien tersebut dirawat banyak kejadian aneh yang horor lalu perawat ini mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yang membuat tema ini horor banget adalah jump scarenya asli bikin kaget ditambah ada penampakan hantunya juga (tapi gue gatau ya ini hantunya bohongan kyk bayangan / boneka gitu atau beneran orang), backsoundnya yang horor, ada situasi dimana totally blackout terus tiba-tiba ada telepon bunyi *jreenngg* kebayang ngga tuh wkwkwk. But overall ini menakutkan tapi seru, oh ya FYI tema yang ini ngga dikasi lightstick yaa, jadi mengandalkan cahaya yang apa adanya di dalam ruangan.


Sanatorium
Source : https://pandoraexperience.com

Oke sekian dulu sharing pengalaman gue mengenai Pandora Experience, asli pada saat gue menulis ini jujur kangen main Pandora lagi kayak penasaran sama tema-tema yang lain. Tapi tunggu situasi kondusif dulu dan semoga cepat kondusif situasinya jadi bisa main lagi, harapan gue kali ini mungkin sedikit lebih rame asik kali ya jadi bisa bagi tugas gitu buat mecahin cluenya. Terakhir gue main berlima dan itu yang di Sanatorium. Tetap semangat buat kita semua dan stay healthy guys !

Tuesday, April 14, 2020

Indomie Goreng Rasa Cakalang

Good early morning ! Wah gila jam segini masih melek soalnya jarang-jarang begini sejak udah kerja. Gue belum bisa tidur guys, jadi kalo gue paksain tidur yang ada melek terus ngga akan bisa tidur hahaha. So gue memutuskan untuk ngepost lagi sebelum tidur, untuk postingan kali ini pengen review lagi hehe. Oke kali ini mungkin review gue tentang makanan yang ngga asing lagi di telinga kita, yaituuu... Indomie. Eh bentar-bentar kenapa Indomie ? Ya karena berhubung gue belom pernah nyoba indomie rasa lain yang ada edisi-edisinya gitu jadi pengen gue review deh, lumayan kan siapa tahu ada yang belum nyobain setidaknya ada gambarannya gitu. Indomie yang baru banget gue coba ini adalah Indomie Goreng Rasa Cakalang, dibayangan gue pas tahu ada Indomie rasa itu adalah masakan ikan cakalang dari Manado hmm yummie. Pertamanya gue cari nih di minimart deket daerah rumah gue pada ngga ada, karena ngga nyerah juga nyari saking penasarannya akhirnya beli via olshop dan untung masih ada tinggal stock terakhir, waktu itu sisa 5 pcs lagi yaudah gue beli semua hahaha.

Waktu itu sambil nunggu paket orderan Indomie cakalang gue sampe, gue kulik-kulik review orang soal Indomie ini dan mostly pada bilang enak hmm makin menjadi dong ya rasa penasaran gue. Setelah kurang lebih 3 hari paket gue nyampe tapi ngga langsung gue masak ya, karena pada saat itu nyokap gue masak jadi masaknya pas nyokap gue lagi ngga masak makanan aja hehe. Gue masak Indomie itu beberapa hari kemudian pas nyokap emang kebetulan lagi ngga masak makanan. Pas gue lagi masak mie nya kan ada bumbunya, bau bumbunya bikin gue ragu sama rasanya pas di awal soalnya kayak bau rempah pedas gitu. Tapi pas udah nyobain perasaan ragu sama rasanya hilang, asli enak dong dan menurut gue rasanya ngga aneh. Emang cocok sih gue sama masakan Manado, ngga salah lagi deh hehehe. Buat yang penasaran sama Indomie goreng rasa cakalang mungkin bisa dicari secara online ya, ada varian Indomie kuahnya juga kok. Terus tiba-tiba terpikirkan sama gue kalo dipakein bakso goreng ikan mantap kali ya hahaha, maybe next time bisa dicoba.


Indomie Goreng Cakalang
Source : Photo Taken By Me

Crispy Chicken Mentai - Jiwa Toast



Hello again, back to my blog. Oke di malam yang gabut ini gue bakal ngepost lagi guys, kali ini ditemenin sama celotehan penyiar dan lagu-lagi dari radio. "What ? Masih pake radio ?" Masih dong, sedangkan CD lagu aja masih gue koleksi dan gue play, maklum gue kan old school hahaha. Eh tapi jangan salah lho justru barang-barang seperti radio, walkman, sama turntable player justru yang dicari orang. Btw that was an intermezzo back to the topic, so dalam postingan gue kali ini pengen review makanan lagi. Gapapa lah ya lumayan kan siapa tahu bisa bikin orang laper malem-malem gini. Postingan gue kali ini akan review roti panggang alias toast yang ngga kalah hits dari toast di ropang-ropang lainnya, toast ini collab sama salah satu coffe shop yang hits juga dan harganya cukup ekonomis. Yak, toast ini punya Kopi Janji Jiwa namanya Jiwa Toast. Pertama gue liat ini seperti biasa dari instagramnya @jktfoodbang , ini gue ngga di endorse sama @jktfoodbang yaa hahaha.

Gue pas awal-awal penasaran banget sama rasa jiwa toast ini tapi galau mau menu yang mana, lihat menunya kayaknya menggiurkan semua. Akhirnya pilihan gue jatuh ke menu ham & cheese, karena gue ngeliatnya kayak simpel gitu. Ham & cheese isinya daging ham premium, coleslaw (simple salad), egg omelette, keju sama mayonaise. So far toast ham & cheesenya enak, daging ham nya ngga kecil cukup untuk se roti gitu dan agak tebel, egg omelettenya ngga eneg rasanya tapi ada yang kurang pas menurut gue yaitu saus mayonya. Saus mayonya ini manis jadi kurang pas buat toastnya yang gurih, kalo menurut gue itu aja sih yang bikin rasanya kurang pas kalo yang lainnya udah oke. Kedua kali nyoba jiwa toast ini gue menjatuhkan pilihan ke menu Crispy Chicken Mentai, ini menu baru dari jiwa toast. Kebetulan karena gue suka mentai sauce jadi penasaran pengen nyobain, menurut gue yang Crispy Chicken Mentai rasanya pas enak banget. Jadi isinya tuh daging ayam olahan (chicken stick gitu), coleslaw, keju, dan mentai sauce. Reminder aja guys ini bisa di order via GoFood or Grab Food yaa. Oke, sekian dulu review jiwa toastnya.



Crispy Chicken Mentai
Source : Photo Taken by Me
Source : Photo Taken by Me



Monday, April 13, 2020

Claypot Sapi Cah Bawang Putih - Claypot Popo

Hello fellas ! I'm back in my blog. Kayaknya setahunan deh gue vakum nulis, mohon di maklumin ya soalnya bingung mau posting apa dan lagi sibuk-sibuknya di kantor hehe. Oke mumpung waktu gue lowong banget, so gue pengen aktif buat ngeblog lagi. Postingan gue kali ini pengen review makanan yang di bulan Februari kalo ngga salah gue pertama kali coba gara2 liat di instagramnya @jktfoodbang, yak nama tempat makannya Claypot Popo. Jadi bisa dibilang Claypot Popo ini menyediakan makanan chinese vintage ala-ala gitu dan menunya juga ngga banyak, tempat makannya agak nyempil di antara tempat makan yang lainnya jadi harus bener-bener diperhatiin banget ya gaiss. Pas gue datang ke Claypot Popo menu yang gue pilih adalah Claypot Sapi Cah Bawang Putih, sebenernya gue gambling sih milihnya tapi karena sebelumnya liat di instagram terus cari tahu di Zomato gambar menunya hmm sepertinya enak then I tried that one.

Btw gue mau infoin ke kalian jadi setiap menu claypot disini itu pake nasi gaiss, tapi misal kalian ngga mau pake nasi bisa diganti sama misua kok cuma nambah 5K rupiah yaa (kalo mau upsize porsi juga harganya nambah segitu). Disini juga ada menu sayur-sayuran juga sama ada side dish nya ada somay ayam dan ikan sama ada bakso goreng juga, gue waktu itu coba ketiga side dishnya, somay & bakso gorengnya enak, cuma bakso gorengnya kadang suka abis pas waktu itu lagi beruntung aja lagi ada hehehe. Nah untuk somaynya gue lebih prefer somay ikan, of course balik-balik lagi ke ikan ya karena emang dasarnya gue doyan ikan. Kalo menu sayur-sayurannya belum dicoba karena takut kebanyakan yang dimakan terus ngga habis hahaha. Oke balik ke yang tadi soal Claypot Sapi Cah Bawang putih, penilaian gue untuk menu yang satu ini 5/5. Kenapa gue nilai segitu ? Asli enak banget weh kudu cobain yang belum pernah nyoba, waktu itu gue ganti misua untuk misuanya sendiri lembut dan ngga berasa lembek banget di mulut terus saus cah bawang putih creamynya pas jadi ngga bikin eneg apalagi kalo ditambah bakso gorengnya beuh mantap. Claypot Popo lokasinya ada di Jl. H. Agus Salim No. 23A (daerah Sabang, Jakpus).


Misua Claypot Sapi Cah Bawang Putih
Souce : Photo Taken By Me